Jangan Terlalu Banyak Mengumbar Janji agar 9 Hal Buruk Ini Gak Terjadi

Jangan Terlalu Banyak Mengumbar Janji agar 9 Hal Buruk Ini Gak Terjadi
unsplash/Randy Jacob

Femnesia – Janji merupakan sesuatu yang harus dipenuhi dan membutuhkan komitmen bagi yang menjalankannya. Itulah mengapa kata janji sering dijadikan jaminan dan pegangan untuk bisa melakukan sesuatu. Namun, terlalu sering mengumbar janji tentu bisa memberikan banyak dampak buruk yang merugikan.

Daftar Hal Buruk yang Akan Terjadi Jika Banyak Mengumbar Janji

Daftar Hal Buruk yang Akan Terjadi Jika Banyak Mengumbar Janji
unsplash/Valentin Antonucci

 

Secara umum, dampak buruk mengumbar janji yang terlalu sering dilakukan seseorang akan merugikan pihak yang diberikan janji. Padahal, orang yang mengumbar janji juga akan mendapatkan dampak negatif yang tidak disadarinya. Sembilan hal buruk y ang akan terjadi pada seseorang yang mengumbar janji adalah:

1. Kamu Akan Kehilangan Kepercayaan

Dampak pertama yang akan dirasakan adalah kehilangan kepercayaan dari orang yang pernah kamu beri janji. Gak hanya itu, orang-orang yang gak pernah diberi janji juga sulit mempercayaimu karena pernah mendengar tentang imagemu dari orang lain.

Ingat, kepercayaan bisa menjadi image atau penilaian dirimu di mata orang lain, lho. Daripada penilaianmu semakin buruk, lebih baik gak usah bikin janji yang sulit ditepati.

2. Membuat Orang Lain Kecewa dan Dibenci

Secara tidak langsung, kamu juga sudah membuat orang lain kecewa karena janji yang sudah diikrarkan gak ditepati. Kamu tentu gak mau jadi manusia antagonis yang merugikan orang lain hanya karena membuat janji palsu, kan?

Apabila perbuatanmu hanya membuat orang kecewa, mungkin dampaknya gak terlalu bisa dirasakan. Tapi kalau mereka yang dikecewakan sampai sakit hati dan membencimu, ini pasti bisa membahayakan kehidupanmu juga.

3. Dihantui Rasa Bersalah dan Tidak Percaya diri

Karena sudah membuat orang lain kecewa, sedikit banyak seseorang pasti akan dihantui perasaan bersalah. Terlebih jika kekecewaan yang orang lain rasakan sangat dalam, tentu perasaan bersalah itu semakin besar.

Dampaknya orang tersebut akan merasa sangat jahat karena membuat orang sedih. Perasaan ini ternyata bisa mempengaruhi rasa kepercayaan diri. Semakin dalam perasaan bersalah tersebut, semakin kamu merasa tidak percaya diri dalam membangun hubungan dengan orang lain.

4. Dicap Sebagai Pembohong

4. Dicap Sebagai Pembohong
unsplash/Antonino Vinsalli

Jangankan berkali-kali, sekali saja kamu ingkar janji orang akan sulit mempercayaimu. Gak heran jika keseringan mengumbar janji dan gak menepatinya bisa menyebabkan kamu dicap sebagai pembohong. Label ini pastinya gak nyaman untukmu dan membuatmu kehilangan kepercayaan diri saat berinteraksi.

5. Sulit Membangun Relasi

Relasi sangat penting dalam kehidupan, baik demi kepentingan pribadi ataupun bisnis. Orang yang memiliki banyak teman dan relasi bisa dengan mudah meminta bantuan atau membangun hubungan bisnis.

Kalau sering membuat janji dan tidak menepatinya, itu dianggap sebagai suatu kebohongan. Orang lain pun enggan menjalin hubungan denganmu.

6. Sering Mengalami Kegagalan dalam Hubungan Asmara

Hubungan asmara hampir diinginkan oleh semua orang yang merasa bosan dengan kesendirian. Kalau ingin menjalani hubungan asmara yang mulus, hilangkan kebiasaan mengumbar janji.

Pasanganmu tentu tidak suka jika terlalu sering diberi janji dan tidak ditepati. Akhirnya, hubungan asmara harus berakhir dengan kata putus.

Baca Juga: 9 Tanda Bahwa Kamu Telah Berada di Lingkaran Pertemanan yang Tepat

7. Tidak Bisa Menjadi Dewasa

Kebiasaan mengumbar janji untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan ternyata juga bisa mempengaruhi mental, lho.  Apabila menepati janji merupakan bukti tanggung jawab dan kedewasaan seseorang, sebaliknya ingkar janji menjadi simbol bahwa seseorang tidak dewasa.

Oleh sebab itu, kurangi dan tinggalkan kebiasaan tersebut demi memperbaiki mentalmu agar menjadi lebih dewasa.

8. Selalu Kesulitan Menyelesaikan Masalah

8. Selalu Kesulitan Menyelesaikan Masalah
unsplash/Tamara Bellis

Dalam menjalani hidup, tentu ada banyak masalah yang harus dihadapi. Semakin dewasa seseorang, semakin banyak pula masalahnya. Sayangnya, pengumbar janji seringkali merasa kesulitan dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Ini dipengaruhi oleh kebiasaan mereka yang menyelesaikan masalah dengan janji palsu tersebut. Padahal, mengumbar janji justru akan menambah rumit masalah yang sedang dihadapi.

9. Dijauhi Banyak Orang

Dampak terburuk terakhir yang akan dirasakan kalau tetap gak mau meninggalkan kebiasaan mengumbar janji adalah dijauhi banyak orang. Semakin banyak orang yang merasa kecewa atas janji yang tidak dipenuhi, semakin banyak pula orang yang akan menjauhimu, bahkan keluargamu sendiri.

Sebelum hal ini terjadi, lebih baik hentikan kebiasaan ini dan jangan jadikan janji sebagai solusi menyelesaikan masalah.

Dampak negatif terlalu sering mengumbar janji tentu gak pernah terbayangkan sebelumnya. Jadi, tinggalkan kebiasaan buruk ini dari sekarang, agar kamu bisa menjalani hidup yang normal dan membangun relasi dengan banyak orang.