8 Tanda ini Menunjukkan bahwa Pacar Memberi Pengaruh Buruk

8 Tanda Seorang Pacar yang Memberikan Pengaruh Buruk

Kekasih atau pacar adalah seseorang yang sangat berharga dalam suatu hubungan. Pacar juga dapat membawa aura yang positif dalam kehidupan. Namun, apakah benar demikian adanya? Nyatanya, beberapa pacar justru memberikan dampak buruk untuk kita. Bagaimanakah tanda-tandanya?

8 Tanda Seorang Pacar yang Memberikan Pengaruh Buruk

8 Tanda Seorang Pacar yang Memberikan Pengaruh Buruk

 

1. Rela Berkorban yang Berlebihan

Sikap rela berkorban di sebuah hubungan memang sangat diperlukan. Namun, akan beda cerita jika berkorban demi pasangan dilakukan secara berlebihan. Rela berkorban harus didasari dengan kesadaran diri dan sukarela.

Jika pasangan kamu selalu menuntut agar memenuhi permintaannya, maka kamu perlu memahaminya lebih teliti. Hal tersebut bisa menjadi salah satu tanda bahwa pacar memberi pengaruh buruk bagi kta.

Contohnya saja pacar kamu adalah seorang perokok. Suatu hari dia menyuruhmu untuk mencoba sebatang rokok, maka jangan segan untuk tegas berkata ‘tidak’. Kamu perlu menolaknya dengan sopan agar tidak ada yang merasa sakit hati.

2. Bertindak Kasar

Ketika masa-masa menjalin kasih, sepasang laki-laki dan perempuan pasti merasa sangat bahagia hingga terkadang tidak menyadari sikap buruk dari pasangan. Jika pacar kamu sering bertindak kasar, baik secara verbal maupun fisik, kamu perlu mulai melangkah mundur.

Pasangan yang sering bertindak kasar biasanya sudah menjadi kebiasaan dan sulit untuk diubah. Jika jenjang hubungan kamu semakin serius, sebaiknya hindari orang-orang yang memiliki sikap demikian.

3. Sering Menuntut

Tanda yang sering kali tidak disadari bahwa pacar kita akan memberikan dampak buruk adalah seringnya menuntut pada banyak hal. Ketika berpacaran, seharusnya masing-masing dari kita memahami posisi dan tindakan apa saja yang boleh dilakukan.

Suatu hubungan yang baik itu tidak boleh saling menuntut secara berlebihan, karena bisa berdampak tidak ada keadilan untuk masing-masing pihak.

Misalnya saja pacar mengharuskan kamu untuk berjilbab. Hal ini sudah dianggap kurang pantas karena sudah memaksa kehendak yang berhubungan dengan keyakinan. Jika menemukan pacar demikian, sebaiknya tinggalkan secara perlahan.

4. Suka Mengontrol

Bertindak untuk saling mengontrol satu sama lain dalam hubungan berpacaran memang diperlukan. Tetapi, jika pacar kamu suka mengontrol tanpa ada batasan, kamu harus berpikir ulang untuk tetap memilih dia sebagai pasangan di masa depan.

Contoh sederhana bahwa pacar kamu suka mengontrol yakni harus bersamanya setiap saat, kamu dilarang bepergian dengan teman lain, dan diharuskan memberi kabar secara detail kapan saja sesuai keinginan doi.

Kebiasaan semacam ini akan berdampak buruk untuk kamu. Misalnya menjadi orang yang tidak percaya diri, kamu tidak memiliki prinsip hidup dan tidak mampu mengembangkan potensi yang  ada.

5. Bergantung Kepada Orang Lain

Saling bergantung dalam sebuah hubungan berpacaran merupakan hal yang baik jika memberikan dampak positif untuk masa depan. Namun, sikap ini justru menjadi bumerang tatkala dilakukan secara berlebihan.

Sebagai contohnya, pacar kamu selalu ikut ke mana saja kamu pergi, sehingga mengganggu dan menyulitkanmu dalam beraktivitas. Selain itu, pacar sering meminjam uang tanpa ada kejelasan penggunaan uang tersebut.

6. Sering Merendahkan

6. Sering Merendahkan

Pasangan kekasih sudah sepantasnya jika saling mendukung dan tidak menjatuhkan apalagi merendahkan. Salah satu tanda-tanda pasangan yang buruk adalah selalu merendahkan pasangan, baik saat berdua maupun di hadapan banyak orang.

Sikap merendahkan ini bisa ditunjukkan dari respons dia ketika kamu melakukan sesuatu, misalnya kamu sedang membangun bisnis dan bercerita kepada pacar. Lalu, pacar kamu langsung memberikan kritik pedas ‘usaha kamu apa? Ahh pasti nggak berhasil deh, coba yang lain saja deh!’.

Respons semacam contoh di atas merupakan sikap yang merendahkan kamu. Sebab, doi hanya memberikan kritik tanpa diimbangi dengan solusi.

7. Tidak Mau Mengenal Orang Tua

Meskipun masih tahapan pacaran, tetapi mengenal orang tua dari pasangan juga diperlukan. Terlebih lagi, seorang laki-laki harus mengenal orang tua  pihak perempuan. Jika kamu cukup takut mengenalkannya ke orang tua, maka dia harus mengenalkan dirinya kepada orang tuamu.

Mengenal orang tua pasangan menjadi salah satu bentuk tanggung jawab seorang laki-laki terhadap perempuan yang sedang dipacarinya. Orang tua kamu juga merasa aman dan percaya jika pacar kamu selalu meminta izin saat mengajak jalan.

8. Melawan Orang Tua Demi Pacar

Kamu perlu waspada jika merasa menjadi anak yang pembangkang setelah berpacaran. Kondisi ini bisa jadi salah satu tanda bahwa pacar kamu memberikan pengaruh buruk pada kehidupanmu. Mengapa, demikian?

Pacar yang baik akan memberikan energi yang positif dan membuatmu menjadi manusia yang lebih terpuji. Ketika melawan orang tua hanya karena pacar, kamu secara tidak sadar sudah menjadi anak  durhaka dan tidak menutup kemungkinan restu dari orang tua tidak akan diperoleh.

Lantas, masihkah kamu selalu mengelu-elukan pacar? Meskipun menganggap dunia bagaikan milik berdua, kamu harus tetap rasional dan tidak mudah terpengaruh dengan rayuan-rayuan manis. Jangan segan untuk mengatakan tidak jika ‘dia’ memberikan pengaruh buruk untuk kehidupan kamu.